Dilarang Jajan Diluar Sekolah, Pedagang Telur Gulung Ini emosi lalu Bakar Rumah Sekolah Tersebut

Dilarang Jajan Diluar Sekolah, Pedagang Telur Gulung Ini emosi lalu Bakar Rumah Sekolah Tersebut

Waktu kecil saat masih duduk di bangku sekolah SD pasti kalian sering mendapatkan sebuah larangan dan nasehat dari guru kalian untuk tidak keluar dari gerbang sekolah ketika jam istrahat. Guru-guru melarang kalian untuk berjajan di luar karena takut terjadinya sebuah kecelakaan yang sewaktu-waktu bisa menimpa anak-anak tersebut.

Agen Poker

Karena takut terjadi kecelakaan, para guru melarang anak sekolah untuk tidak berjajan diluar sekolah dan memagar sekolah agar tidak ada yang keluar dari lingkungan sekolah sebelum jam pelajaran berakhir.

Karena semua pelajar tidak bisa jajan di luar, maka membuat pedagang es dan telor gulung ini menjadi emosi dan marah kepada pihak sekolahan karena melarang para murid untuk berjajan di luar. Padagang es dan pedagang telur gulung mengancam para guru akan membakar rumah sekolah tersebut bila tak mengijinkan para murid untuk membeli dagangan mereka yang ada di luar.

Agen Domino

Namun ancaman tersebut tak berlaku bagi guru-guru itu. Karena merasa di sepelehkan, keduapedagang ini lalu emosi mereka dengan nekat membakar rumah sekolah tersebut ketika malam hari. Karena para pelajar yang dilarang untuk jajan di luar membuat dagangan pedagan ini menjadi tidak habis, makanya itu mereka marah kepada pihak sekolah.

____________________________________________________________________________________________________________
LEXUSDOMINO.COM Agen Poker | Agen Domino | Domino Online | Agen QQ | QQ Online | BandarQ
Daftar Sekarang Juga & Dapatkan Bonus Cashback sebesar 0.5% Dibagikan Setiap Hari & Bonus Referral Terbesar 20% Seumur Hidup
SKYPE : lexus.domino
YM : lexusdomino
PHONE : +855011432098
WECHAT : Lxsdomino
Website : LEXUSDOMINO.COM
_________________________________________________________________________________



Advertisement

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*