Bocah Ini Dibuah Orang Tuanya Karena Nilai Ujiannya Jelek

Bocah Ini Dibuah Orang Tuanya Karena Nilai Ujiannya Jelek

Memang menjadi sebuah kebanggaan yang sangat berarti bagi sebagian orang tua bila memiliki anak yang berprestasi dalam disekolahnya. Untuk maka dari itu, Para orang tua akan sangat berupaya mencarikan solusi untuk mengembangkan prestasi anak mereka.

Agen Poker

Salah satu dengan cara disekolahkan ke sebuah perguruan yang ternama. Untuk bisa mendapatkan prestasi di dalam sekolah juga bukan sebuah hal yang mudah. Butuh proses dan usaha dan kerja keras dari buah hati juga agar bisa berprestasi.

Mendapatkan nilai yang kurang memuaskan memang sering menjadi alasan orang tua untuk memarahi anaknya. Namun, jika dimarahi saja mungkin masih wajar ya. Akan tetapi Seorang ibu di China ini tega sekali sampe membuang anak kandungnya hanya karena dapat nilai ujian yang jelek.

Bocah yang diperkirakan masih berusia 12 tahun itu di telantarkan ibunya karena nilai ujian bocah tersebut yang tak sesuai target si ibu. Bocah tersebut ditemukan Petugas kepolisian pun langsung menghubungi si ibu untuk mengabari jika anaknya berada di kantor polisi.

Agen Domino

Namun ironisnya ketika di antar pulang, sang ibu malah tidak mengakui anaknya. Ia menyandang bahwa itu bukan anaknya dan bukan darah dagingnya karena tidak sama dengannya yang memiliki prestasi ketika kecil. Dia terus terusan mendapatkan nilai jelek percuma saya sekolahkan jelasnya.

____________________________________________________________________________________________________________
LEXUSDOMINO.COM Agen Poker | Agen Domino | Domino Online | Agen QQ | QQ Online | BandarQ
Daftar Sekarang Juga & Dapatkan Bonus Cashback sebesar 0.5% Dibagikan Setiap Hari & Bonus Referral Terbesar 20% Seumur Hidup
SKYPE : lexus.domino
YM : lexusdomino
PHONE : +855011432098
WECHAT : Lxsdomino
Website : LEXUSDOMINO.COM
_________________________________________________________________________________



Advertisement

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*